MENULIS BUKU. BIMBINGAN, LANJUT BUKU PEDOMAN DAN OTORITA

 JAKARTA, 8 AGUSTUS 2023

OTORITA

koordinasi dengan petugas keamanan, teknisi dan petugas kebersihan untuktetap menjaga lingkungan kampus yang kondusif

BIMBINGAN

membimbing mahasiswa dalam rangka persiapan ujian skripsi dan perbaikan tesis mahasiswa setelah mengikuti ujian

BUKU PEDOMAN

melanjutkan penulisan buku pedoman pendidikan program sarjana psikologi UPI YAI

BUKU PENGEMBANGAN KARATER

melanjutkan penulisan buku Pengembangan Karakter Bijaksana melalui media meditasi

contoh


A.            Sistem Otak Manusia

Sistem syaraf manusia dibentuk dari miliyaran sel-sel yang saling berkaitan dan terbentuk, terorganisasikan  sedemikian sempurna seperti susunan planit ini.  Satu sentimeter kubik dari otak manusia terdiri dari kurang lebih 50 juta sel-sel syaraf, dan masing-masing sel tersebut saling berkaitan dan bekerja secara serentak seperti memiliki sistem jaringan yang canggih dalam memproses informasi. Untuk mempermudah pemahaman, diandaikan seperti proses kerja otak komputer.

 

 

Characteristics of the nervous system

      Otak dan nervous system mengarahkan kita untuk berinteraksi dengan dunia di sekitar kita, menggerakkan tubuh dan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan sekitar kita. Ada beberapa karakteristik yang memiliki kekuatan yang luar biasa yang mampu mengarahkan perilaku kita yang disebut, complexity integration, adaptability, dan electrochemical transmission.

 

      Complexity, otak manusia dan nervous system adalah semacam bangunan yang sangat kompleks, tetapi dalam prosedur kerjanya sangat teratur dan sistematis. Seumpama sebuah pergelaran orkestra yang menggerakkan irama secara serentak dari miliyaran sel syaraf di dalam otak yang diikuti oleh nyanyian, tarian, tulisan, ceritera,dan berpikir secara serentak. Sebagaimana kalau kita sedang membaca, otak kita menggerakkan berbagai informasi secara serentak termasuk bagaimana melihat, memperhatikan, belajar,menganalisis isi bacaan dan juga seketika itu, kita juga bernapas mungkin sambil mengunyah permen dan aktivitas lainnya dapat dilakukan secara teratur, sistematis dan serentak.

Integration, neuroscientist yang bernama Steven Hyman (2001) menyebut otak itu sebagai integrator yang luar biasa, mampu bekerja sangat mengagumkan dan mampu mengolah berbagai informasi secara bersamaan secara serentak. Mendengarkan suara, mengarahkan penglihatan, memegang, merasakan,mencium bau, mendengar sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Otak dan nervous system memiliki perbedaan tingkat dan banyak memiliki bagian yang berbeda. Otak memiliki tugas mengintegrasikan tingkatan yang berbeda melalui jaringan sel-sel otak yang saling terkait yang tidak terhitung jumlahnya dan memperluas saluran sehingga mampu menghubungkan bagian – bagian  otak yang berbeda. Arus komunikasi masing-masing sel syaraf rata-rata 10.000 jaringan antara satu dengan lainnya.Hal ini dapat dibuktikan, sebagai contoh jika seseorang memegang tangan kita dan seketika itu juga secara serentak terjadi interaksi antar sel-sel syaraf dan langsung mengirimnya ke otak dan saat itu juga langsung ada perintah dan saran,apakah pegangan itu bermaksud baik atau buruk dan jika buruk langsung ada reaksi secara reflektif dari otak.

     Adaptability,dunia sekitar kita senantiasa berubah, untuk mampu bertahan hidup kita harus mampu menyesuikan diri terhadap situasi baru. Otak dan nervous system secara bersama-sama berfungsi dan sebagai agen untuk melayani kita beradaptasi dengan dunia sekitar kita.Sekalipun ada bagian otak yang menempati lokasi tertentu, namun tidak menetap, tidak dapat berubah struktur. Merupakan faktor bawaan, memenuhi fungsi biologis tetapi secara konstan mampu beradaptasi terhadap keadaan tubuh dan juga terhadap lingkungan. Istilah yang digunakan adalah plasticity yang menunjuk bahwa memiliki kemampuan khusus untuk senantiasa berubah sesuai dengan tuntutan lingkungan dan kondisi internal tubuh kita.

      Electrochemical transmission, otak dan nervous system yang memiliki fungsi utama sebagai sistem pemrosesan informasi, ternyata dalam proses kerjanya  diandaikan  oleh  adanya daya arus listrik dan pengirim pesan yang bersifat kimiawi. Jika ada dorongan yang menyebabkan mengalirnya sel syaraf atau neuron, itu menunjukkan adanya kekuatan adaya arus listrik dan jika terjadi getaran komunikasi          hal itu menandakan  bahwa neuron telah menggunakan unsur kimiawi.

 

Divisions of the Nervous System

     Nervous system manusia terdiri dari central nervous system dan peripheral nervous system. Central nervous system disingkat (CNS) terdiri dari otak dan spinal cord . Lebih dari 99 persen semua sel-sel syaraf di dalam tubuh berlokasi di dalam central nervous system. Peripheral nervous system disingkat (PNS) adalah jaringan syaraf yang menghubungkan otak dan spinal cord dengan semua bagian dalam tubuh. Fungsi peripheral nervous system adalah membawa informasi dari dan ke otak dan spinal cord dan menjalankan perintah yang kemudian disalurkan melalui kerja otok dan kelenjar.

Peripheral nervous system terbagi atas dua bagian yaitu, (1) somatic nervous system dan (2) autonomic nerous system. Somatic nervous system  terdiri dari sensory nerves yang berfungsi menggiring informasi dari kulit dan otot  ke central nervous system tentang berbagai kondisi yang dialami langsung seperti rasa sakit, tempratur dan keadaan lainnya. Motor nerves selanjutnya berfungsi menyampaikan informasi ke otot dan apa yang harus dikerjakan. Autonomic nervous system berfungsi mengambil pesan dari dan ke seluruh organ tubuh, memonitor proses pernapasan, denyutan jantung, dan pencernaan. Autonomic nervous system dibagi atas dua bagian yaitu (i) sympathetic nervous system yang berfungsi memobilitas gerakan tubuh dan (ii) parasympathetic nervous system  menenangkan tubuh. Sebagai contoh jika kita menghadapi masalah maka automatic nervous system secara otomatis berupaya melakukan adaptasi sehingga terjadi keseimbangan

 

 

 

 

 

 

How the Brain Is Organized

     Embrio manusia berkembang dalam kandungan ibu dan nervous system juga berkembang sejalan dengan perkembangan embrio manusia.Pada minggu ke tiga atau setelah masa konsepsi, sel-sel mulai membentuk saluran pembuluh yang berbeda dan berkembang menjadi neuron yang sangat banyak dan kemudian berkembang  menjadi tiga bagian otak yaitu (1) hindbrain yang letaknya pada bagian atas dari spinal cord, (2) midbrain letaknya berada di atas hindbrain, dan (3) forebrain letaknya paling atas dari bagian otak. Berikut adalah gambar bagian otak.

Hindbrain. Hindbrain letaknya pada bagian pantat tengkorak dan bagian otak yang  terletak paling bawah. Ada tiga bagian dari hindbranin yaitu medulla, cerebellum, dan pons.Medulla  berfungsi ketika spinal cord memasuki tengkorak. Struktur ini memiliki banyak fungsi yang sangat vital seperti bernapas dan denyutan jantung dan juga mengatur gerakan refleks. Cerebellum  merupakan perpanjangan dari bagian bawah hindbrain dan hanya sedikit di atas medulla. Fungsinya adalah mengkoordinasikan gerakan motorik, seperti gerakan tangan, lengan, kaki dan gerakan motorik lainnya. Misalnya ketika kita bermain sepak bola, bola basket, berdansa, mencangkul dan perkerjaan fisik lainnya maka cerebellum ini bekerja keras dan inilah fungsi cerebellum. Sedangkan Pons adalah jembatan di dalam hindbrain yang menghubungkan cerebellum dengan brain stem.Bagian otak yang meliputi brain stem  termasuk didalamnya hindbrain (namun tidak termasuk cerebellum) dan juga midbrain.

Midbrain. Midbrain terletak diantara hindbrain dengan forebrain adalah dimana dalam daerah ini terdapat  banyak sistem serabut syaraf yang bergerak naik dan turun yang  menghubungkan bagian otak. Secara khusus midbrain menjadi penyalur informasi antara otak dengan mata dan telinga.

Forebrain. Forebrain berfungsi untuk memahami berbagai informasi, pengalaman masa lalu, penuh percaya diri dalam mengerjakan tugas, menghadapi tugas ujian dan yang berkaitan dengan kemampuan mengorganisasikan tugas dan tanggung jawab. Struktur hindbrain dan midbrain dibungkus oleh struktur forebrain yang disebut cerebral cortex.Hidbrain dan midbrain manusia dengan beberapa jenis binatang memiliki kesamaan, namun struktur pada forebrain berbeda bentuknya khususnya binatang tikus, kucing dan simpanse. Perbedaannya terletak pada struktur forebrain yang di dalamnya termasuk limbic system, thalamus, basalganglia, hypothalamus, dan cerebral cortex.

Limbic system  memiliki struktur jaringan yang berada dalam cerebral cortex dan berfungsi mengingat dan emosi. Limbic system memiliki dua bagian penting yaitu amygdala dan hippocampus. Amygdala berfungsi membedakan benda yang berkaitan dengan upaya manusia mempertahankan kehidupan, seperti kesesuaian makanan, teman hidup, dan persaingan dalam hidup bermasyarakat. Juga berfungsi mengendalikan emosi dan mengekspresikan pendapat. Hippocampus  secara khusus berfungsi merekam dan mengingat segala peristiwa masa lalu.

penulis adalah dosen pada Fakultas Psikologi UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA YAI


Comments

Popular posts from this blog

OTORITA DAN MENGAJAR

BIMBINGAN DAN BUKU

OTORITA, MENGAJAR DAN BUKU